Ini pertama kali saya naik kapal seperti ini, saya menahan diri untuk tidak minum Antimo karna saya kira akan baik-baik saja. Saya sempat tidur sebentar, tetapi dipertengahan jalan terasa sangat mual dan ingin muntah, ya saya mabuk laut. Diperjalanan rasanya tidak nyaman karna mual jadi saya tidak bisa menikmati perjalanannya, agak nyesel karna saya tidak minum antimo ahahaha.
Singkat cerita sampai lah kami di Pulau Seribu, disana sangat ramai. Kami diarahkan untuk briefing terlebih dahulu sebelum snorkling. Setelah briefing kami dibagikan perlengkapan untuk snorkling. Setelah itu kami ganti baju dan berangkat naik kapal menuju Pulau Pari.
Air di pulau pari cukup jernih. Jujur saat snorkling saya merasa kesusahan dan takut karena saya tidak bisa berenang serta ini merupakan kali pertama saya mencoba snorkling. Tapi seru karena saya berani mencoba hal baru. Sayang sekali hasil foto underwaternya kurang memuaskan untuk saya.
Setelah snorkling kami lanjut banana boat. Oiya untuk banana boat kami bayar Rp40.000 per orang, ini tidak termasuk dalam paket open trip. Satu banana boat terdapat 6 orang, kami gabung dengan peserta open trip lainnya. Saat banana boat kita teriak-teriak dan bersenang-senang, dan yang paling seru saat kami dijatuhkan dari banana boat.
Setelah snorkling dan banana boat kami menuju ke pantai pasir perawan untuk bersih-bersih dan foto-foto. Kami kesana menggunakan bentor (becak motor).
Pasir putih yang lembut membuat setiap langkah terasa seperti melangkah di atas awan. Suara deburan ombak menenangkan jiwa. Di sinilah, di tepi pantai, kami bisa melepaskan segala beban dan menikmati keindahan alam.
Setelah bermain air di pantai, kami mandi, kemudian makan, dan bersiap untuk pulang ke Pelabuhan Muara Angke. Dalam perjalanan pulang, kami memutuskan untuk duduk di atas kapal supaya tidak mual. Namun, di tengah perjalanan, langit semakin gelap, cuaca mendung, dan angin bertiup sangat kencang. Rasa takut mulai muncul, khawatir akan terjadi sesuatu. Tak lama kemudian, hujan turun, dan kami pun pindah ke lantai bawah kapal.
Setelah snorkling saya menyadari apa yang kita takutkan itu belum tentu terjadi. Kita harus coba hal baru untuk tahu hal itu seru atau tidak. Awalnya takut, tapi setelah mencobanya, rasa takut itu berubah jadi rasa kagum dan bahagia. Snorkeling mengajarkan saya untuk berani keluar dari zona nyaman, menikmati alam dengan cara yang berbeda, dan memberi pengalaman yang sulit dilupakan. Jangan takut mencoba hal baru, karena dari situ kita bisa menemukan keindahan dan petualangan yang luar biasa.


.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)


0 Komentar